Trend Koleksi Botol Parfum

 

Sejarah pembuatan botol parfum dimulai oleh bangsa Mesopotamia dan Mesir, yang kemudian diikuti oleh bangsa Yunani dan Romawi. Pada awalnya pembuatan botol parfum tersebut tidak memperhatikan segi keindahan. Botol parfum dibuat murni untuk difungsikan sebagai wadah parfum saja. Sebagaimana yang ditemukan oleh para arkelog di wilayah Mediterania, yaitu botol parfum yang terbuat dari bahan keramik dan gelas yang tidak diperindah.

Sekitar abad ke-16 dan ke-17, botol parfum mulai diperindah oleh para pembuat gelas di Venesia dan Murano. Pada abad ke-20 botol parfum menemukan kejayaannya. Perusahaan-perusahaan terkenal di dunia fashion seperti Chanel, Lanvin, Dior dan Lauder mendesain kemasan botol parfumnya dengan bentuk yang indah.

Saat ini botol parfum bukan hanya sekedar berfungsi sebagai wadah semata. Lebih dari itu, botol parfum sudah menjadi bagian dari pekerjaan seni. Kolektor botol parfum pun bermunculan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan para kolektor botol parfum dalam melengkapi koleksinya. Ada yang mengkoleksi botol parfum dari desainer botol parfum tertentu, ada pula yang memilih koleksi berdasarkan kesukaannya terhadap bentuk desain dari botol parfum tersebut.

Bagi kolektor botol parfum, hal-hal berikut akan menjadi bahan pertimbangan dalam melengkapi koleksinya:

1. Kategori.

Setiap kolektor memiliki spesifikasi kategori yang berbeda. Ada yang tertarik berdasarkan  bahan/materi botolnya, negara asal pembuatannya, periode pembuatannya, ukurannya, perusahaan pembuatnya, parfum favoritnya, dan sebagainya. 

2. Kondisi.

Kondisi ini mengarah pada asli tidaknya kemasan botol parfum tersebut.

3. Tingkat kelangkaan.

Langka tidaknya sebuah botol parfum bisa dilihat dari masa pembuatannya (terutama pada masa sebelum abad ke-19), buatan tangan, dan mendapat pengakuan kelangkaan.

4. Nilai estetika.

Nilai estetika ini bersifat subjektif. Namun ada kesepakatan umum yang bisa digunakan untuk menilai apakah botol parfum tersebut tampak indah ataukah tidak.

Salah satu contoh botol parfum yang bernilai estetika dan dapat menjadi pilihan untuk dikoleksi adalah botol Midnight Pearl Eau de Parfum keluaran Oriflame. Pencipta botol Midnight Pearl adalah Stephanie Bascou dan Marie Cluzel. Mereka berdua adalah pemenang Pearl Tahiti Trophy yang bergengsi pada tahun 2005 sekaligus pemilik dari House of Baccarat Jewellery yang terkemuka di dunia. Bentuk  botolnya yang unik dengan untaian mutiara murni melambangkan Midnight Pearl yang langka. Bahkan, supermodel Natalia Vodianova pun terpesona dengan estetika botol Midnight Pearl di samping aroma wewangiannya sendiri.

(disarikan dari berbagai sumber)


About the Author


Comments are closed.

Have Fun, Make Money Today!


Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda